Popular Posts

Susah Amat Sih Ngatur Negara

Banyak orang bilang,bahwa mengelola sebuah negara seluas Indonesia sangat mudah.Masak sih ? bukankah negaraIndonesia ini terdiri dari berbagai suku bangsa yang beragam pula agama,kebudayaan dan tradisi adat istiadatnya bahkan sampai selera humornya juga tidak ada yang persis seragam.Lalu jika demikian mengapa para pejabatnya tidak mewakili seluruh bangsa yang multi kultural itu,terutama Presidennya selalu saja berasal dari Jawa dan muslim lagi.Apakah dari suku bangsa non Jawa dan non muslim tidak ada yang mampu menjadi peminpin puncak di negara kesatuan republik Indonesia ini ?

Menghadapi pertanyaan seperti itu saya coba menjawabnya dengan sedikit diplomatis.Begini teman,negara Indonesia ini menganut sistem demokrasi ,karenanya yang mayoritas akan mendapat kemenangan dalam bergagai aspek soail kehidupan dalam bernegara dan bermasyarakat.Dalam konteks inilah sehingga mayoritas penduduk Indonesia ini beragama Islam dari suku etnis Jawa,makanya mereka lebih dominan dari etnis suku bangsa lainnya yang ada di Indonesia.

Jadi bukan karena orang Jawa yang muslim itu lebih pintar dan cerdas dari auku-bangsa lainnya di Indonesia ini,maka sejak Indonesia merdeka 66 tahun lalu yang menjadi Presiden berasal dari Jawa muslim.Baiklah,tetapi kenapa semuanya berpusat di pulau Jawa,baik pusat pemerintahannya maupun berbagai pusat industri -industri sentra-sentra ekonominyapun berada di sekitar kota-kota besar di Pulau Jawa,meskipun sesungguhnya berbagai sumber bahan bakunya justeru terletak di luar Jawa.Supaya lebih efektif dan efisien dan ekonomis akan lebih cocok pusat-pusat indstrinyapun semstinya dekat dengan sumber-sumber bahan mentah itu sendiri.Ini tidak, hanya ampasnya saja di tinggalkan di kawasan tersebut,sebagaimana terjadi terhadap bekas-bekas pertambangan timah di Bangka dan Singkep atau Belitung ,sementara hasilnya justeru diangkut ke pulau Jawa hingga peredaran uang banyak terjadi di seputar Jakarta dan kota besar lainnya di Pulau Jawa saja.

Mengapa hal ini bisa terjadi ? Dimana keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,sekiranya semuanya hanya beredar di pulau Jawa saja,karena Indonesia ini bukan hanya Jawa bung !.Memang benar,tetapi pemerintah DKI misalnya setiap lebaran bisa dipastikan akan kewalahan menampung para pendatang baru yang hendak mengadu nasibnya di Jakarta,karena memang didaerahnya tidak ada pekerjaan yang bisa mereka kerjakan,karena semuanya ada di Jakarta ini.Untuk mengurangi kepadatan penduduk di Jawa,pemerintah pernah mentrasmigrasikan ratusan ribu kepala keluarga ke luar Jawa.Tetapi mereka kembali ke Jawa juga,habis di daerah transmigrasinya mereka tidak betah .Disana kurang hiburan,tidak ada lembaga pendidikan formal yang bagus seperti di Jawa.

Program transmigrasi memang bagus,tetapi jangan hanya manusia saja yang di pindahkan kedaerah-daerah baru di luar Jawa tetapi juga perlu menyediakan berbagai fasilitas yang relatif baik,meskipun belum setara dengan di pulau Jawa tempat mereka berasal.Berbagai industri juga di bangun ,supaya masyarakat dari luar Jawa tidak perlu mencari pekerjaan yang ada di Jawa.Jutaan lahan subur yang masih ada di luar pulau Jawa di garap dengan baik,disediakan pupuk dan sarana angkutan yang memadai sehingga angkutan transportasi untuk mengakut hasil produksi mereka lancar,sehingga perekonomian mereka meningkat.Tidak seperti dulu jutaan hektar lahan yang sudah di buka di kalimantan tengah dibiarkan jadi bnelantara kembali,karena para penggarapnya pulang kembali ke Jawa,karena disana kurang tersedia lembaga pendidikan bagi putra-putra mereka,sulitnya transportasi dan sarana pendukung lainnya.

Bagi para anggota DPR dan Kabinetnya SBY semestinya turun dulu ke berbagai pelosok tanah air ,dan lihat apayang di butuhkan mereka.Tidak seperti sekarang,SBY hanya mendengar dan menerima laporan dari para pembantunya itu tanpa di konfirmasikan lebih dahulu dengan rakyat langsung di daerah-daerah bersangkutan. Sekiranya semua jenjang hirarkhi dalam birokrasi pemerintahan Indonesia mau mengelola negara ini sesuai dengan aturan yang ada,tanpa di warnai oleh KKN,mafia hukum dan mafioso-mafioso jahat lainnya,rasanya ngurus negara ini tidak sesulit seperti apa yang di bayangkan.Bangsa Indonesia ini sangat patuh kepada atasannya lho! Begitu diberbagai daerah saja terjadi korupsi,rakyat masih saja juga diam seribu bahasa dan masih hormat kepada para pengambil kebijakan diatas.Apalagi sekiranya rejim ini berlaku jujur dan konsisten terhadap aturan-aturan yang ada ,maka bisa dipastikan bangsa Indonesia akan lebih-lebih amat menghormati para pemimpinnya.

Oleh sebab itu ngurus negara sesungguhnya tidak sesulit membalik tapak tangan ,bahkan sangat mudah asalkan senantiasa taat pada hukum yang berlaku di Indonesia ini.Masak sih sudah 66 tahun merdeka ,Indonesia masih mengimpor bermacam-macam barang yang bisa kita hasilkan sendiri ,dari beras sampai susuk gigi masih di impor ,lalu apa sebenarnya kerja para menteri tersebut ?

No comments:

Post a Comment