Popular Posts

Bangun Mobil Murah, GM Kucurkan Rp1,2 T

Pada tahap awal, pabrik Pondok Ungu akan memproduksi hingga 40.000 kendaraan per tahun.

VIVAnews - General Motor Indonesia mengumumkan pembukaan kembali pabriknya di Pondok Ungu, Bekasi. Tak tanggung-tanggung GM harus menggelontorkan US$150 juta atau sekitar Rp1,2 triliun untuk membuka kembali pabrik 11 hektar ini.

Pabrik ini rencananya membangun mobil keluarga murah atau low MPV, Chevrolet PM7. “Pabrik akan diaktifkan pada awal 2013," kata President of GM Southeast Asia, Martin Apfel di Jakarta, Jumat malam, 12 agustus 2011.

Pada tahap awal, pabrik Pondok Ungu akan memproduksi hingga 40.000 kendaraan per tahun, dan dapat menciptakan lebih dari 800 lapangan kerja baru.

Martin menjelaskan pengaktifan kembali pabrik ini, merupakan bentuk keseriusan perusahaan menjadikan Indonesia pasar penting bagi GM. “Usaha ini menjadi salah satu hal penting yang pernah kami buat untuk kawasan Asia Tenggara,” kata Martin.

Lebih lanjut, dia memprediksi lima tahun ke depan pertumbuhan penjualan mobil di Asean bisa mencapai 60 juta unit. “Indonesia, Thailand, Malaysia, dan China merupakan pasar besar bagi GM," katanya. "Ini membuat kami ingin terus berkomitmen mempertahankan basis manifaktur yang kuat di Asia Tenggara.” Saat ini GM telah membangun pabrik di Rayong (Thailand) dan Hanoi (Vietnam).

President Director GM Indonesia, Marcos Purty menambahkan pabriknya akan menyerap 800 tenaga kerja baru, di mana kandungan lokal untuk mobil mencapai 40 persen. “Pembukaan pabrik di Bekasi juga akan menarik basis suplai komponen dalam negeri sekaligus mendorong ekspansi jaringan dealer lokal GM,” ujarnya pada kesempatan yang sama.

Pabrik Bekasi dibuka pertama kali pada era 1990-an dengan merakit Opel Vectra, Opel Optima, dan Opel/Chevrolet Blazer. Namun karena krisis ekonomi melanda, pada 2004 pabrik itu ditutup.
• VIVAnews

No comments:

Post a Comment