Popular Posts

Menjadikan Mobil Ramah Lingkungan

Produsen mobil dunia berlomba-lomba mengembangkan mobil hibrida untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak. Pada ajang Indonesia Internasional Motor Show 2011 yang mengusung tema "Eco technology Motoring", sebagian besar peserta menyertakan produk-produk yang ramah lingkungan.

Pemilik mobil yang bukan kategori hibrida pun bisa turut serta melestarikan lingkungan. Berikut sejumlah tips yang bisa Anda lakukan terhadap kendaraan pribadi.

1. Rencanakan perjalanan dengan baik untuk memudahkan Anda sampai tepat di tempat tujuan hingga bisa menghemat bahan bakar. Mengemudi tanpa tujuan yang jelas selama 10 menit dalam tiap jam mengakibatkan penurunan efisiensi bahan bakar sebesar 14 persen.

2. Gunakan ban ramah lingkungan atau "eco tyre" karena ban jenis ini memiliki hambatan gulir (rolling resistance) rendah. Semakin kecil rolling resistance, makin sedikit bahan bakar yang dibutuhkan untuk menggerakan mesin. Lalu, periksa tekanan angin ban secara rutin. Kondisi ban dengan tekanan angin kurang dari 50 kPA (0,5 kg/cm) akan mengurangi efek gaya gesek ban terhadap permukaan jalan hingga konsumsi bahan bakar lebih irit.

3. Kurangi beban mobil dan hindari penggunaan bagasi diatas atap mobil. Beban ekstra akan menambahkan konsumsi bahan bakar dan tekanan udara yang besar bisa menahan laju mobil. Tambahkan di atap mobil bisa meningkatkan konsumsi bahan bakar hingga 20 persen.

4. Jangan memanaskan mesin sebelum mobil dijalankan, kecuali jika suhu udara sangat dingin. Menjalankan mobil dengan perlahan setelah mesin dihidupkan, bisa meningkatkan efisiensi bahan bakar. Mobil-mobil produksi terkini dirancang dengan memakai sistem injeksi, sehingga pengemudi tak perlu menginjak-injak gas saat menghidupkan mesin.

5. Gunakan pendingin udara atau AC bila diperlukan. Hindari menyalakan AC saat suhu di luar mobil rendah, misalnya kurang dari 20 derajat Celcius. Bila Anda merasa nyaman membuka jendela saat di luar kota, akan lebih efisiensi dibanding menyalakan AC.

6. Lakukan akselerasi mobil dengan lembut (20 km/jam selama 5 detik) dan perhatikan kecepatan mobil agar selalu konstan. Mengemudi dengan lembut membutuhkan lebih sedikit bahan bakar, lebih aman dan nyaman.

7. Gunakan pengereman mekanis (engine brake) untuk menghemat bahan bakar mobil secara ekonomis. Mengurangi kecepatan mobil dengan melepas pedal gas akan meningkatkan efisiensi bahan bakar mobil hingga 2 persen.

8. Jangan biarkan mesin mobil hidup meski tidak dijalankan lagi. Menghidupkan mesin lebih dari 10 menit, dengan posisi gigi dalam kondisi netral, akan membuang bahan bakar hingga 130cc. Kurangi kadar emisi (CO2) dengan cara selalu meng-offset emisi gas buang kendaraan Anda.

Dengan beberapa langkah diatas, Anda sudah ikut menjaga lingkungan sekitar menjadi lebih baik.

No comments:

Post a Comment